Bom Bunuh Diri Guncang Afghanistan, 8 Korban Jiwa - Peristiwa Indonesia

Sumber Berita Harian Online yang Cepat, Tepat, dan Terpercaya. Menyajikan Berbagai Kisah Serta Peristiwa Menarik Yang Terjadi Di Indonesia Dan Dunia.

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Senin, 04 Juni 2018

Bom Bunuh Diri Guncang Afghanistan, 8 Korban Jiwa


Kabul - Ledakan bom bunuh diri mengguncang wilayah ibu kota Kabul, Afghanistan hingga menewaskan sedikitnya 8 orang. Pelaku meledakkan diri di dekat tenda raksasa yang digunakan para ulama muslim menggelar pertemuan untuk mengecam terorisme dan menyerukan perdamaian.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Senin (4/6/2018), bom bunuh diri itu meledak di dekat area permukiman di Kabul bagian barat pada Senin (4/6) waktu setempat. Ledakan ini terjadi saat lebih dari 2 ribu ulama dan cendekiawan muslim dari berbagai wilayah Afghanistan mulai menggelar pertemuan di tenda Loya Jirga atau Grand Council sejak Minggu (3/6) waktu setempat.

Para ulama ini berencana merilis sebuah fatwa atau perintah keagamaan yang menuntut militan Taliban memulihkan perdamaian di Afghanistan, sehingga tentara asing bisa segera pergi.

Peristiwa lainnya

"Ada kepanikan setelah ledakan," sebut salah satu pejabat keamanan setempat kepada Reuters.

Diketahui bahwa Taliban tengah berupaya untuk kembali berkuasa dan memberlakukan aturan hukum syariat yang ketat setelah mereka dilengserkan pasukan yang didukung Amerika Serikat (AS) tahun 2001 lalu.

"Informasi awal menunjukkan bahwa serangan bom bunuh diri terjadi ketika para tamu (ulama) sedang keluar tenda," tutur juru bicara kepolisian setempat, Hashmat Stanikzai, kepada media lokal Tolo News.

Stanikzai menyebut ledakan terjadi di luar tenda Loya Jirga. Seorang sumber keamanan mengonfirmasi ledakan ini dipicu bom bunuh diri.

Peristiwa lainnya

Seorang pejabat keamanan setempat menyebut korban tewas sejauh ini mencapai 8 orang dan dikhawatirkan masih bisa bertambah. Sedangkan Stanikzai menyebut korban tewas mencapai 7 orang, termasuk seorang polisi setempat. Sekitar 9 orang lainnya, termasuk dua polisi, mengalami luka-luka akibat ledakan ini.

Dalam pernyataan terpisah, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Najib Danish, menyebut sedikitnya 12 orang tewas dan luka-luka, tanpa merinci lebih lanjut.

Belum ada kelompok maupun pihak tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan ini. Namun diketahui bahwa Taliban dan kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) terus meningkatkan serangan di wilayah Afghanistan. Bahkan baru-baru ini Taliban merilis peringatan agar warga sipil menjauhi fasilitas militer dan intelijen di Kabul.

SUMBER: detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Pages